75 Persen Penduduk Setuju Pembangunan PLTN

JAKARTA, KOMPAS — Selama enam tahun terakhir, penerimaan masyarakat terhadap rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) terus meningkat. Jika tahun 2010 hanya separuh warga yang setuju, kini lebih dari 75 persen penduduk mendukung. Alasannya, masyarakat menginginkan pasokan listrik yang memadai dan stabil.

Maket pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) dipamerkan Badan Tenaga Nuklir Nasional dalam Pekan Energi Indonesia 2011 di Parkir Timur Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu. Di seluruah dunia, total ada 440 PLTN dengan kapasitas 376,442 megawatt. Sebanyak 104 unit ada di Amerika, 51 unit di Jepang, dan 18 unit di Perancis. Sisanya tersebar di sejumlah negara, terutama negara maju. Indonesia belum memiliki PLTN karena masih terjadi pro dan kontra mengenai potensi dampak buruknya.

“Masyarakat sangat frustrasi. Mereka ingin mendapatkan pasokan listrik yang stabil, cukup, dan murah,” kata Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional Djarot Sulistio Wisnubroto di Jakarta, Senin (28/12). Masyarakat menginginkan pembangunan PLTN meski mereka tahu ada risiko besar yang menyertainya.
Jajak pendapat yang diselenggarakan Sigma Research selama Oktober-November 2015 menunjukkan, 75,3 persen masyarakat di 34 provinsi menyetujui pembangunan PLTN. Itu berarti, 3 dari 4 orang Indonesia ingin
PLTN dibangun. Dukungan terbesar berasal dari masyarakat di luar Jawa, khususnya Sumatera dan Sulawesi, yang sering mengalami pemadaman listrik.

Dibandingkan tahun sebelumnya, dukungan masyarakat terhadap PLTN naik 3,3 persen. Kenaikan penerimaan masyarakat itu konsisten terjadi sejak tahun 2012. Dukungan masyarakat terhadap PLTN sedikit menurun pada 2011 saat terjadi kecelakaan di PLTN Fukushima Daiichi, Jepang, akibat tsunami.

Direktur Riset Sigma Research Prima Ariestonandri mengatakan, penerimaan pembangunan PLTN lebih tinggi pada masyarakat perkotaan yang mencapai 78,3 persen, sedangkan masyarakat pedesaan 72,3 persen. Sebanyak 81,7 persen penduduk Sumatera dan 82,6 persen penduduk Sulawesi mendukung PLTN. Jumlah itu lebih besar dibandingkan dukungan dari penduduk Jawa sebesar 72,3 persen.

Dari aspek pendidikan, makin tinggi tingkat pendidikan responden makin besar dukungan mereka terhadap PLTN. Jika penerimaan masyarakat berpendidikan maksimal sekolah dasar terhadap PLTN hanya 67,7 persen, maka 77,9 persen responden yang mengenyam pendidikan tinggi mendukung PLTN.

 

Source: http://print.kompas.com/baca/2015/12/28/75-Persen-Penduduk-Setuju-Pembangunan-PLTN
Published on Monday, 28 Dec 2015, 15.37 WIB

how can we help you?

Contact us at the Sigma Research office nearest to you or submit a business inquiry online.