Penetrasi Konsumsi Susu UHT Tertinggi Berada di Jawa-Bali

Memberikan nutrisi lengkap dan seimbang dengan cara praktis menjadi pilihan Ibu yang menjalani gaya hidup modern saat ini. Salah satunya tercermin dari pilihan Ibu dalam memberikan susu kepada buah hatinya. Bagi anak yang sudah melewati masa pemberian ASI, Ibu dapat memberikan nutrisi melalui susu pengganti ASI. Hasil survei Sigma Research mengungkapkan bahwa tingkat konsumsi susu UHT pada Baduta diatas 1 tahun sudah mencapai 45,5%. Penetrasi tertinggi berada di wilayah Jawa-Bali (termasuk Jabodetabek) dengan persentase sebesar 43,2%.

Anak usia diatas 1 tahun yang mengkonsumsi susu UHT secara rutin baru mencapai 150 ml setiap harinya dengan persentase 34,1%. Hal ini mengindikasikan bahwa susu UHT masih menjadi healty snack drink bagi Baduta, bukan sebagai nutrisi utama pengganti ASI.

 

 

Frisian Flag (71,6%), Ultra Mimi (69,3%), dan Ultramilk (60,2%) merupakan merek susu UHT yang paling banyak dikenal Ibu. Mayoritas Ibu mendapatkan informasi terkait susu UHT dari iklan atau acara televisi (55,7%). Sumber informasi lainnya yang juga banyak diperoleh melalui word of mouth dari keluarga/kerabat dekat (38,6%)

Dalam survey ini juga digali mengenai trend and behavior ibu dalam membeli produk susu UHT, channel pembelian, media habit ibu, dan perilaku online ibu termasuk kebiasaan online shopping untuk produk bayi, serta menyajikan data tracking untuk posisi brand pada tahun 2015 dan 2017. Info lebih lanjut hubungi Sigma Research (021) 53126853, atau info@sigmaresearch.co.id.

Leave a Reply



Leave a Reply