Research Service

Customer Experience & Mystery Shopping

Standar layanan yang tertulis di dokumen hampir selalu berbeda dari yang benar-benar terjadi di gerai. Lini ini mengukur pengalaman pelanggan sebagaimana adanya — dari interaksi frontliner sampai kepatuhan pada standar layanan Anda.
Cakupan

Kemampuan di dalam lini ini.

Metrik

Customer Satisfaction (CSAT/CSI)

Placeholder — deskripsi akan diisi tim.

Transaksional, Relasional, Per-titik layanan
Metode

Mystery Shopping

Placeholder — deskripsi akan diisi tim.

Skenario terstruktur, Audit gerai, Kepatuhan SOP
Metrik

Customer Experience Index

Placeholder — deskripsi akan diisi tim.

Journey mapping, Touchpoint scoring
Layanan

Layanan di dalam lini ini.

Mystery Shopping Indonesia

Evaluasi objektif kepatuhan SOP dan kualitas layanan pelanggan di lapangan menggunakan mystery shopper terlatih.

Customer Journey Mapping

Memetakan setiap langkah interaksi pelanggan dengan brand untuk menciptakan pengalaman yang lebih konsisten, relevan, dan berdampak pada loyalitas.
Cara Kami Menjalankan

Empat tahap, dengan jejak yang bisa ditelusuri.

Perancangan

2–3 minggu

Menetapkan dimensi, bobot, dan definisi skor bersama tim Anda — sebelum satu pun kuesioner disebar.

Lapangan

3–6 minggu

Enumerator terlatih di 38 provinsi, dengan verifikasi GPS dan foto pada setiap kunjungan.

Quality Control

1–2 minggu

Lima tahap pemeriksaan, termasuk back-check acak oleh tim yang berbeda dari pewawancara.

Rekomendasi

2 minggu

Bukan hanya skor — melainkan dimensi mana yang paling menggerakkan angka, dan apa yang perlu diperbaiki lebih dulu.

Bukti

Pernah menangani masalah seperti ini.

Mulai dari Percakapan

Diskusikan kebutuhan riset Anda.

Ceritakan apa yang perlu diukur, kepada siapa hasilnya dilaporkan, dan seberapa sering. Tim Sigma menyusun rancangan yang sesuai.