Di era media yang semakin beragam, membangun kesadaran merek menjadi tantangan utama bagi bisnis modern. Audiens kini tersebar di berbagai platform digital dan tradisional, mulai dari media sosial, streaming video, podcast, hingga berita online, sehingga perhatian mereka terbagi. Fenomena ini dikenal sebagai fragmentasi media, yang menuntut pendekatan pemasaran baru agar pesan merek tetap efektif dan relevan.
Mengikuti praktik terbaik dari brand global, bisnis Indonesia dapat merancang strategi yang memungkinkan mereka membangun kesadaran secara luas, menghadirkan pengalaman konsisten, dan tetap menarik audiens di berbagai saluran. Dengan memanfaatkan data, personalisasi, dan integrasi omnichannel, merek dapat memastikan pesan mereka terdengar dan dikenang di tengah kompleksitas media modern.
Fragmentasi Media dan Dampaknya pada Membangun Kesadaran
Fragmentasi media merujuk pada kondisi di mana audiens tersebar di banyak kanal, bukan lagi terkonsentrasi pada TV atau radio saja. Dampaknya terhadap upaya membangun kesadaran merek adalah:
-
Perhatian audiens terbagi sehingga sulit dijangkau oleh satu saluran tunggal
-
Data perilaku audiens menjadi terfragmentasi dan sulit dianalisis
-
Pesan merek bisa terdengar tidak konsisten jika tidak disesuaikan dengan setiap platform
Bisnis perlu memahami perilaku audiens di setiap kanal agar strategi membangun kesadaran tetap efektif.
Tantangan Utama dalam Membangun Kesadaran di Era Media Terfragmentasi
📊 Perhatian yang Terpecah
Konsumen menonton video, scrolling media sosial, mendengarkan podcast, dan membaca berita online serentak dalam satu hari. Hal ini membuat kampanye yang hanya fokus pada satu media sering kali kurang efektif.
📍 Data yang Terpisah
Data interaksi audiens tersebar di berbagai platform, menyulitkan analisis yang holistik. Tanpa data lengkap, sulit menilai efektivitas strategi membangun kesadaran.
📢 Pesan yang Tidak Konsisten
Merek perlu menjaga konsistensi visual dan verbal di semua platform agar audiens mudah mengenali brand dan terhubung secara emosional.
Strategi Efektif untuk Membangun Kesadaran
✔️ Pendekatan Multi-Platform Terintegrasi
Hadir di berbagai saluran di mana audiens aktif:
-
Media sosial (TikTok, Instagram, YouTube)
-
Podcast dan audio streaming
-
Iklan digital lintas perangkat
-
Konten blog dan SEO
✔️ Personalisasi Konten
Sesuaikan konten dengan karakteristik setiap platform agar pesan lebih relevan dan menarik bagi audiens.
✔️ Data-Driven Analytics
Menggabungkan data dari semua kanal untuk memahami perilaku audiens, mengukur performa, dan menentukan saluran yang paling efektif.
✔️ Konsistensi Merek
Pastikan identitas merek, voice, dan visual konsisten di semua media agar mudah dikenali dan meningkatkan daya ingat audiens.
Contoh Brand Global yang Berhasil Membangun Kesadaran
Kampanye American Eagle yang melibatkan selebritas global berhasil meningkatkan engagement dan buzz di berbagai platform. Strategi ini menggunakan kombinasi video, media sosial, dan influencer, yang tidak hanya memperluas jangkauan tetapi juga membangun kesadaran merek secara efektif.
Ini menunjukkan bahwa integrasi konten kreatif di berbagai kanal memperkuat strategi tersebut di tengah fragmentasi media.
Tips Praktis untuk Bisnis di Indonesia
Terdapat beberapa tips yang dapat dilakukan untuk bisnis di Indonesia:
-
Program Loyalti Bermakna: Reward yang memicu ikatan emosional, bukan sekadar diskon
-
Integrasi Omnichannel: Hubungkan toko fisik, e-commerce, dan aplikasi mobile
-
Personalisasi Konten: Sesuaikan komunikasi dan penawaran sesuai perilaku audiens
-
Pengukuran Konsisten: Pantau performa di semua kanal untuk optimasi strategi
Ingin strategi membangun kesadaran merek yang efektif di era media terfragmentasi berbasis data-driven? Sigma Research Indonesia siap menjadi partner riset anda. Selama 17 tahun telah membantu banyak brand dalam menyusun strategi untuk membangun kesadaran merek berbasis data-driven dan insight data. Hubungi Admin SRI Melalui Whatsapp Bisnis atau email info@sigmaresearch.co.id


