Di pasar Indonesia saat ini, konsumen menjadi semakin sensitif terhadap harga seiring dengan dinamika inflasi dan perubahan harga kebutuhan pokok. Kondisi ini membuat peluncuran produk baru sensitif harga menjadi tantangan strategis bagi banyak brand. Tanpa pemahaman yang tepat, produk baru berisiko gagal diterima pasar meskipun memiliki kualitas yang baik.
Dalam konteks ini, pengujian melalui product & concept testing menjadi langkah krusial. Produk baru sensitif harga perlu diuji dari sisi konsep, manfaat, dan harga agar selaras dengan ekspektasi konsumen yang semakin rasional dan berhati-hati. Tekanan daya beli, seperti yang tercermin dari kenaikan harga pangan dan inflasi nasional, menuntut brand untuk mengandalkan data, bukan asumsi, sebelum melakukan peluncuran produk.
📌 Konsumen Sensitif Harga di Indonesia
Perubahan harga kebutuhan pokok dan tekanan pada daya beli mendorong konsumen lebih selektif dalam memilih produk baru. Situasi ini menuntut brand untuk menguji konsep dan nilai produk secara matang agar relevan dengan kebutuhan konsumen tanpa mengorbankan profitabilitas.
Faktor yang Membentuk Sensitivitas Harga
- Inflasi dan Harga Pokok:
Indonesia mencatat tingkat inflasi tahunan di kisaran 2,65 %–2,72 % antara September dan November 2025, menunjukkan tekanan harga yang dirasakan konsumen.
- Harga Pangan dan Konsumsi Rumah Tangga:
Kenaikan harga beras, meskipun produksi meningkat, mencerminkan bagaimana biaya pentingnya barang pokok masih menjadi beban bagi konsumen.
- Preferensi Nilai vs Harga:
Konsumen kini tidak hanya mencari harga terendah tetapi mempertimbangkan faktor lain seperti fungsi, kualitas, dan relevansi produk.
📊 Apa Itu Product & Concept Testing?
Product & concept testing adalah proses riset pasar untuk mengevaluasi ide produk atau konsep baru sebelum diluncurkan secara luas. Proses ini membantu brand memahami apakah produk memenuhi kebutuhan dan ekspektasi pasar, serta bagaimana konsumen akan meresponnya di tengah sensitivitas harga yang tinggi.
Manfaat Utama
-
Meminimalkan risiko kegagalan produk:
Produk yang hanya berdasarkan asumsi tanpa pengujian bisa berujung gagal di pasaran. -
Memahami preferensi konsumen:
Konsumen dapat memberi umpan balik yang berharga tentang fitur, harga, dan nilai produk. -
Menentukan harga optimal:
Testing memungkinkan brand untuk menetapkan harga yang diterima konsumen tanpa menurunkan margin terlalu jauh.
🧪 Metode Pengujian Produk yang Efektif
Berikut ini beberapa metode riset yang bisa digunakan untuk mengoptimalkan product & concept testing di era konsumen sensitif harga:
- Price Sensitivity Meter (PSM)
PSM adalah teknik yang mengukur preferensi dan batas harga konsumen terhadap sebuah produk. Dengan pendekatan ini, brand dapat menentukan rentang harga yang masuk akal bagi konsumen sekaligus mempertahankan nilai produk.
- Conjoint Analysis
Metode ini menganalisis bagaimana konsumen membuat trade-off antara fitur produk dan harga. Hasilnya menunjukkan kombinasi atribut produk yang paling bernilai bagi konsumen.
- A/B Testing dan Marketing Experimentation
Dengan membandingkan dua atau lebih konsep produk di pasar uji, brand bisa melihat pilihan mana yang lebih resonan dengan konsumen. Teknik ini juga cocok untuk memahami respons terhadap variasi harga.
- Uji Prototype dan Fokus Grup
Pendekatan kualitatif seperti uji prototype dan diskusi fokus grup membantu brand menangkap persepsi konsumen yang lebih dalam terkait fitur dan manfaat produk baru.
📌 Mengukur Respons Konsumen Sensitif Harga
Untuk brand yang beroperasi di Indonesia, pengujian produk baru harus memperhatikan:
-
Area geografis:
Preferensi konsumen bisa berbeda antara daerah urban dan rural. -
Demografi konsumen:
Segmentasi berdasarkan usia, pendapatan, dan perilaku belanja penting dalam analisis. -
Pengaruh tren pasar:
Konsumen saat ini lebih sadar harga dan efisiensi nilai, terutama jika tekanan harga barang pokok terus dirasakan.
Dalam kondisi pasar Indonesia yang semakin sensitif terhadap harga, product & concept testing adalah langkah strategis yang tak bisa diabaikan bagi setiap brand yang ingin meluncurkan produk baru. Dengan memahami preferensi konsumen melalui metode riset yang tepat, brand dapat menyesuaikan fitur, desain, dan harga agar sesuai dengan ekspektasi pasar.
Ingin memaksimalkan peluncuran product anda? lakukan riset uji product & concept testing bersama Sigma Research Indonesia. Dengan pengalamannya selama 17 tahun dan telah membantu banyak brand, Sigma melakukan riset berbasis data dan insight untuk memastikan product anda diterima dipasar. Hubungi Admin SRI Melalui Whatsapp Bisnis atau email info@sigmaresearch.co.id



