Dalam lanskap bisnis modern, khususnya di tahun 2026, sekadar mengetahui performa internal tidak cukup. Perusahaan perlu melakukan competitive benchmarking secara berkala agar dapat memahami posisi relatifnya terhadap pesaing. Benchmarking ini membantu mengukur kekuatan, kelemahan, dan peluang merek dalam konteks pasar yang terus berubah, termasuk persepsi konsumen, strategi omnichannel, dan preferensi generasi muda seperti Gen Z.
Competitive benchmarking bukan hanya soal membandingkan angka penjualan. Ini mencakup memetakan pengalaman pelanggan, performa kampanye brand, serta tren yang memengaruhi keputusan pembelian. Ketika dilakukan dengan data yang tepat, benchmarking membuat strategi brand lebih terarah dan responsif terhadap perubahan pasar.
Apa Itu Competitive Benchmarking untuk Merek?
Competitive benchmarking adalah proses sistematis membandingkan performa merek Anda dengan pesaing utama di pasar. Tujuan utamanya bukan sekadar meniru pesaing, tetapi memahami:
-
Apa yang pesaing lakukan lebih baik
-
Di mana posisi merek Anda saat ini
-
Bagaimana merek dapat memperbaiki pengalaman konsumen dan loyalitas
Dengan kata lain, ini adalah alat strategis untuk melihat gap antara ekspektasi konsumen dan eksekusi brand, serta menemukan area peluang atau perbaikan.
Mengapa Benchmarking Merek Penting di Era Omnichannel
Di era omnichannel, pelanggan berinteraksi dengan merek melalui berbagai titik: situs web, aplikasi, media sosial, toko fisik, dan layanan purna jual. Laporan tren ritel terbaru menunjukkan bahwa Asia Pasifik menjadi salah satu wilayah terdepan dalam mengintegrasikan pengalaman omnichannel ini secara mulus.
Benchmarking merek membantu bisnis menjawab beberapa pertanyaan penting:
-
Seberapa baik pengalaman brand Anda dibanding pesaing di kanal digital vs offline?
-
Nilai apa yang lebih disukai konsumen di pasar target lokal?
-
Bagaimana persepsi konsumen terhadap pesan merek dan engagement dibanding pesaing?
Dengan mengukur elemen-elemen ini, perusahaan bisa mengalokasikan sumber daya secara lebih efektif dan menghasilkan keputusan yang berbasis data.
Komponen Utama dalam Competitive Benchmarking Merek
Berikut elemen kunci yang perlu dimasukkan dalam framework benchmarking untuk merek:
- Brand Awareness & Recall
Mengukur kesadaran merek di benak konsumen. Ini tidak hanya mencakup brand recall (konsumen dapat menyebut merek tanpa bantuan), tetapi juga aided awareness (konsumen mengenali merek setelah diberikan daftar). Brand yang konsisten tampil di berbagai kanal cenderung memiliki awareness lebih tinggi.
- Brand Consideration & Preference
Ini menilai sejauh mana konsumen mempertimbangkan brand Anda saat membuat keputusan pembelian. Preferensi merek yang lebih tinggi terhadap pesaing bisa menandakan kebutuhan untuk repositioning atau perbaikan strategi komunikasi.
- Engagement & Interaksi Pelanggan
Tingkat interaksi konsumen di kanal digital, seperti click-through rate, durasi kunjungan, dan interaksi di media sosial, mencerminkan seberapa relevan dan menarik brand Anda dibanding pesaing.
- Sentimen Konsumen
Analisis sentimen dari percakapan digital dan ulasan produk membantu mengetahui persepsi konsumen terhadap merek dibanding pesaing. Sentimen negatif yang dominan dapat menjadi sinyal peringatan.
Langkah Praktis Menerapkan Competitive Benchmarking
Agar benchmarking memberikan insight yang actionable, lakukan langkah berikut:
- Identifikasi Pesaing Utama
Pilih pesaing yang relevan di pasar Anda tidak hanya brand global besar, tetapi juga pemain lokal yang kuat dalam segmen tertentu. Pesaing ini harus mencerminkan konteks pasar target Anda.
- Tentukan Metrik yang Akan Diukur
Fokuslah pada metrik yang berhubungan langsung dengan pengalaman pelanggan, seperti awareness, preferensi, engagement, dan loyalitas. Pemilihan metrik yang tepat akan menentukan kualitas insight.
- Kumpulkan Data dari Berbagai Sumber
Gunakan data survei, social listening, dan analytics kanal untuk memahami performa brand Anda dan pesaing. Data berkualitas tinggi memberi dasar yang kuat untuk analisis.
- Analisis Gap dan Tren
Bandingkan performa Anda dengan pesaing untuk menemukan gap yang perlu diperbaiki. Tren yang muncul dari benchmarking dapat menunjukkan perubahan preferensi konsumen atau peluang strategis baru.
Manfaat Competitive Benchmarking untuk Strategi Brand
Competitive benchmarking membantu brand dalam beberapa hal strategis:
-
Menentukan arah positioning merek
-
Memperbaiki pengalaman pelanggan dengan insight nyata
-
Mengukur dampak kampanye brand secara komparatif
-
Mengidentifikasi tren pasar dan preferensi baru
-
Meningkatkan retensi dan loyalitas pelanggan
Benchmarking memungkinkan perusahaan untuk menggali lebih dalam daripada sekadar angka penjualan atau metrik internal yang statis.
Pahami Posisi Merek Anda Melalui Competitive Benchmarking
Competitive benchmarking untuk merek adalah alat strategis yang tidak boleh diabaikan. Ini membantu memahami posisi merek Anda dalam konteks kompetitif serta memberi insight tentang cara meningkatkan pengalaman pelanggan secara komprehensif.
Lakukan riset bersama Sigma Research Indonesia untuk memahami posisi merek anda. Selama 18 tahun Sigma berkarya telah membantu banyak brand lokal maupun global dalam memahami posisi mereka. Hubungi Admin SRI Melalui Whatsapp Bisnis atau email info@sigmaresearch.co.id



