Di tengah maraknya diskon besar dan kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian, memahami AAU konsumen diskon ekonomi menjadi semakin krusial bagi brand di Indonesia. Konsumen tidak lagi hanya bereaksi terhadap harga murah, tetapi juga menilai relevansi brand, manfaat produk, dan rasa aman dalam berbelanja. Pendekatan AAU Study—Awareness, Attitude, Usage—memberikan kerangka yang jelas untuk membaca perubahan perilaku ini secara menyeluruh.
Dalam konteks tersebut, AAU konsumen diskon ekonomi membantu brand melihat bagaimana diskon memengaruhi kesadaran merek, membentuk sikap konsumen, hingga mendorong penggunaan produk. Dengan data AAU yang tepat, brand dapat menyusun strategi komunikasi dan promosi yang lebih adaptif, bukan sekadar reaktif terhadap tekanan harga.
Apa Itu AAU Study?
AAU Study adalah pendekatan yang mengukur tiga aspek perilaku konsumen secara simultan:
-
Awareness (Kesadaran) — sejauh mana konsumen mengenali merek, promosi, atau produk;
-
Attitude (Sikap) — bagaimana konsumen menilai brand atau penawaran dalam konteks nilai, kualitas, dan relevansi;
-
Usage (Penggunaan) — sejauh mana konsumen memakai produk atau layanan dalam kehidupan sehari-hari.
Pendekatan ini memberikan gambaran holistik tentang perjalanan konsumen, terutama saat ekonomi dan harga menjadi faktor dominan dalam pengambilan keputusan pembelian.
Awareness: Bagaimana Diskon Besar Meningkatkan Kesadaran Konsumen
Selama masa diskon besar seperti promo akhir tahun atau kampanye e-commerce brand sering kali melihat lonjakan dalam brand visibility dan brand recall. Diskon besar menjadi magnet perhatian konsumen oportunistic yang aktif memburu nilai terbaik saat harga dipromosikan menurun.
Strategi Efektif Meningkatkan Awareness
-
Kampanye omnichannel: Pastikan pesan diskon tersampaikan di media sosial, e-mail, pencarian berbayar, dan marketplace.
-
Kolaborasi influencer: Endorsement dari figur yang kredibel dapat meningkatkan kesadaran di segmen demografis yang relevan.
-
Penggunaan data konsumen: Riset perilaku sebelumnya dapat membantu menyasar audiens yang paling responsif terhadap diskon.
Dengan awareness yang kuat, konsumen lebih cenderung mempertimbangkan brand Anda ketika menjelajah banyak penawaran serupa.
Attitude: Sikap Konsumen di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Dalam konteks ketidakpastian ekonomi, survei konsumen Indonesia menunjukkan bahwa setengah dari konsumen khawatir tentang kondisi ekonomi dan biaya hidup, yang mendorong mereka untuk membeli lebih sedikit dan memilih produk yang lebih murah.
Tekanan biaya hidup tidak hanya mempengaruhi pilihan harga, tetapi juga sikap terhadap nilai dan kualitas. Konsumen semakin menilai produk tidak hanya berdasarkan harga, tetapi juga manfaat tambahan seperti kesehatan, keberlanjutan, dan kepercayaan terhadap brand. Sebagai contoh, banyak konsumen kini lebih memperhatikan kandungan nutrisi makanan dan efeknya terhadap kesehatan, selain sekadar discount yang ditawarkan.
Faktor yang Mempengaruhi Attitude Konsumen
-
Kekhawatiran biaya hidup: Konsumen semakin memilih produk hemat namun tetap berkualitas.
-
Kesadaran kesehatan: Preferensi terhadap produk sehat semakin meningkat.
-
Nilai jangka panjang: Banyak pembeli mempertimbangkan apakah produk akan memberikan manfaat lebih di masa depan.
Brand yang mampu mengkomunikasikan nilai yang lebih tinggi bukan sekadar harga rendah akan memiliki posisi lebih kuat di benak konsumen.
Usage: Pola Penggunaan Konsumen Selama Diskon Besar
Penggunaan produk atau layanan juga dipengaruhi oleh diskon besar. Ketika harga turun, konsumen cenderung meningkatkan frekuensi pembelian atau mencoba kategori produk baru yang sebelumnya dianggap terlalu mahal. Fenomena ini terlihat jelas saat promo akhir tahun, di mana konsumsi barang dengan harga tinggi seperti elektronik, fashion, dan barang rumah tangga meningkat tajam menjelang perubahan pajak.
Tren Usage di Indonesia
-
Coba produk baru: Diskon besar mendorong eksperimen konsumen terhadap produk baru yang sebelumnya tidak dicoba.
-
Pembelian stok: Konsumen sering membeli dalam jumlah lebih besar untuk mengantisipasi harga naik di kemudian hari.
-
Pergeseran kanal belanja: Konsumen lebih banyak menggunakan kanal digital seperti e-commerce untuk mendapatkan penawaran terbaik.
Mengukur usage di saat diskon besar membantu brand memahami sejauh mana kampanye harga mendorong perilaku konsumen sehari-hari.
nsight Praktis: Menggunakan AAU untuk Strategi Brand
Memahami AAU lebih dari sekadar mengukur perilaku konsumen; ini juga memberi dasar untuk menentukan strategi pemasaran yang lebih tajam:
- Segmentasi berdasarkan Awareness
Kenali segmen yang paling sadar akan diskon dan brand Anda. Sesuaikan pesan berdasarkan kanal yang paling efektif menjangkau mereka.
- Perbaiki Attitude melalui Nilai
Brand perlu menonjolkan manfaat jangka panjang dan kualitas produk selain hanya diskon jangka pendek. Ini membantu membentuk sikap positif terhadap brand bahkan ketika harga bukan faktor utama.
- Analisis Usage untuk Retensi
Pahami bagaimana diskon besar mengubah cara konsumen menggunakan produk Anda untuk meningkatkan loyalitas setelah promo berakhir.
Dalam era ketidakpastian ekonomi dan gelombang diskon besar, AAU konsumen diskon ekonomi memberikan gambaran yang lebih kaya tentang perilaku konsumen Indonesia. Dengan memahami Awareness, Attitude, dan Usage secara simultan, brand dapat menciptakan strategi pemasaran yang relevan, meningkatkan loyalitas, dan merespons perubahan permintaan lebih cepat.
Dapatkan Insight AAU melalui riset yang tepat. Lakukan riset bersama Sigma Research Indonesia, selama 17 tahun melakukan riset berbasis insight data untuk menentukan strategi bisnis kedepannya supaya lebih efektif. Hubungi Admin SRI Melalui Whatsapp Bisnis atau email info@sigmaresearch.co.id



