Menurut Moms & Babies Survey 2022 oleh Sigma Research, meski belanja online semakin populer, sebagian besar ibu dengan anak di bawah dua tahun memilih tempat belanja produk perawatan bayi secara offline. Berikut detail pilihan ibu: Offline: Minimarket & Supermarket MinimarketAlfamart (47,6 %) dan Indomaret (44,4 %) adalah dua outlet minimarket paling sering digunakan ibu untuk membeli produk perawatan bayi. SupermarketTransmart/Carrefour memimpin dengan 30,6 %, diikuti Superindo (19,4 %) dan Hypermart (17,1 %). Online: Marketplace dan Social Commerce E‑commerce umum menjadi pilihan utama (92,9 %)—Shopee paling populer (69,2 %), lalu Tokopedia (15,4 %), Lazada (12,1 %), Blibli (2,2 %), dan JD.ID (1,1 %). Social media / social commerce dipakai oleh 4,1 % ibu. E‑commerce khusus produk bayi dipilih oleh 3,1 % ibu. Mengapa Ibu Memilih Tempat Belanja Tertentu? Minimarket & supermarket memberikan kemudahan akses dan kecepatan belanja kebutuhan harian. Marketplace besar seperti Shopee dan Tokopedia menawarkan variasi produk luas, harga kompetitif, serta kemudahan belanja via review dan promo diskon. Daftar Platform Online & Offline yang Populer Berikut ringkasan pilihan belanja bayi populer yang banyak digunakan: Offline: Alfamart Indomaret Transmart / Carrefour Superindo Hypermart Online: Shopee – pilihan utama ibu Baduta (69,2 %) Tokopedia, Lazada, Blibli, JD.ID – pilihan pelengkap meski pengguna lebih sedikit Social commerce & marketplace khusus bayi – pengguna minoritas, namun tetap relevan untuk segment tertentu Tips Memilih Platform Belanja yang Tepat Platform Kelebihan Minimarket & Supermarket Akses mudah dan beli langsung tanpa antre Shopee, Tokopedia, dll. Banyak pilihan, ulasan produk asli, promo diskon, belanja dari rumah Ringkasan dari hasil survey ini adalah: Offline masih dominan untuk pembelian praktis kebutuhan perawatan bayi melalui Alfamart, Indomaret, atau supermarket seperti Transmart dan Superindo. Untuk belanja online, Shopee adalah platform pilihan ibu karena kombinasi harga, ulasan, dan pelayanan. Platform sosial dan e‑commerce khusus bayi memiliki peran meskipun dalam skala lebih kecil—namun tetap memberikan opsi bagi segmen tertentu seperti ibu milenial atau pemilih produk khusus. #SigmaUntukSobat Untuk memberikan pengertian dan penjelasan kenapa para Moms bisa memilih belanja di toko A dan mendengarkan informasi dari si B, langsung aja chat Admin SRI via WA Bisnis kami atau submit kebutuhan riset atau survei Anda di halaman “contact us”.
Survey Kepuasan Pelanggan untuk Meningkatkan Loyalitas Brand
Apa Itu Kepuasan Pelanggan? Kepuasan pelanggan adalah sejauh mana layanan atau produk perusahaan memenuhi atau melebihi harapan konsumen. Ini merupakan faktor utama dalam menciptakan loyalitas dan meningkatkan pendapatan bisnis. Menurut Sigma Research (Maret 2023), 91% pelanggan yang tidak puas namun tidak mengeluh akan langsung meninggalkan bisnis tanpa memberi tahu Anda. Di sisi lain, kepuasan yang tinggi meningkatkan retensi dan loyalitas pelanggan. 5 Cara Ampuh Meningkatkan Kepuasan Pelanggan 1. Sediakan Dukungan Multi‑channel Pelayanan yang tersedia di berbagai saluran—seperti live chat, email, telepon, maupun sosial media—memudahkan pelanggan untuk mendapatkan bantuan kapan pun dibutuhkan. Pelanggan semakin puas ketika mereka bisa memilih kanal yang mereka sukai 2. Ukur Kepuasan Secara Berkala Pengukuran rutin melalui metrik seperti CSAT (Customer Satisfaction Score), NPS (Net Promoter Score), atau CES (Customer Effort Score) memberikan wawasan soal area yang sudah berjalan baik dan yang perlu diperbaiki. Bisnis yang fokus pada pengalaman pelanggan mampu meningkatkan pendapatan 4‑8% lebih tinggi dari kompetitor 3. Kumpulkan dan Tindaklanjuti Umpan Balik Pelanggan Umpan balik harus dikumpulkan dari semua saluran, bukan hanya satu. Survei email, formulir CSAT, ulasan media sosial, hingga wawancara dapat menjadi sumber data berharga. Pasalnya, tindakan nyata atas masukan pelanggan memberi sinyal bahwa bisnis benar‑benar peduli dengan kualitas layanannya 4. Bagikan Insight ke Seluruh Tim Internal Masukan dari pelanggan sering mencakup banyak aspek—mulai dari produk, marketing, hingga layanan pelanggan. Maka, penting untuk membagikan insight ini ke seluruh tim terkait agar seluruh unit bisa berkolaborasi memperbaiki pengalaman pelanggan secara menyeluruh 5. Tanggapi Semua Masukan dengan Responsif Respon yang cepat dan profesional terhadap setiap feedback—baik positif maupun negatif—dapat meningkatkan trust. 88% pelanggan mempercayai ulasan pengguna. Jika ada ulasan negatif, minta maaf dengan tulus dan tawarkan solusi seperti kompensasi jika perlu #SigmaTips: Strategi Efektif Tambahan untuk Kepuasan Pelanggan Strategi Keunggulan Kualitas Produk & Layanan Produk yang konsisten berkualitas tinggi akan memenuhi atau melampaui harapan pelanggan, sehingga mendorong loyalitas. Personalisasi Layanan Layanan sesuai preferensi pelanggan—seperti rekomendasi produk, penawaran khusus dengan nama pelanggan—meningkatkan keterlibatan emosional dan loyalitas. Program Loyalitas Reward, poin, diskon khusus untuk pelanggan setia membantu menjaga repeat order dan memperkuat customer-brand relationship. Harga yang Kompetitif & Transparan Pelanggan menghargai harga yang adil dan transparan. Diskon atau promo yang jujur meningkatkan persepsi nilai produk. Penggunaan Teknologi & CRM CRM, chatbot, omnichannel support, dan analitik data memungkinkan pelayanan efektif, personal, dan konsisten di semua titik kontak pelanggan. Komunikasi Transparan Jujur soal harga, kebijakan pengembalian, garansi, dan jika ada kendala—langsung komunikasikan ke pelanggan sebagai bentuk integritas bisnis. Itulah lima cara untuk meningkatkan kepuasan pelanggan untuk kemajuan bisnis Anda. Sudah siap untuk mengetahui bagaimana pelanggan menilai pelayanan bisnis Anda? Sigma Research Indonesia memiliki solusi untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan Anda. Beberapa layanan pilihan Sigma untuk riset pasar jenis ini di antaranya, Mystery Shoping, Customer Satisfaction & Loyalty Survey, Social and Opinion Survey, Computer-Assisted Telephone Interviewing, Online Survey. Hubungi Admin SRI via WA Bisnis di 081190033586
Cussons Jadi Merek Andalan di 4 Produk Personal Care Bayi
Cussons menjadi merek personal care bayi yang mendominasi peringkat teratas. Produk kategori personal care bayi pada studi terbaru “Moms and Babies Survey 2020 memiliki ada empat aspek yang dilihat pada studi tersebut yang mengacu pada top of mind, brand awareness, brand usage, dan brand share. Cussons menjadi jawara pada produk bedak bayi, baby oil, baby cologne, dan baby cream & lotion. 1. Produk bedak bayi Cussons terpilih menjadi produk bedak bayi di beberapa acuan pilihan dengan persentase berikut ini: top of mind sebanyak 28,9% brand awareness sebanyak 84,0% brand usage sebanyak 41,9% brand share sebanyak 29,5% Produk bedak Cussons termasuk yang dikenal kuat dan paling sering digunakan oleh para responden. Untuk posisi kedua dan ketiga dari keempat aspek tersebut diikuti oleh merek My Baby dan Johnson’s serta Zwitsal. 2. Produk baby oil Cussons memiliki persentase yang lebih tinggi dengan bedak bayi. Dalam hal top of mind dan brand awareness, merek Cussons menempati posisi teratas dengan masing-masing persentase sebesar 42,8% dan 84,6%. Di sisi lain, brand usage dan brand share baby oil Cussons juga menduduki puncak dengan masing-masing persentase sebesar 46,8% dan 41,3%. Angka persentase yang cukup tinggi dari merek Cussons ini menjadikannya merek yang mendominasi pasar baby oil pada tahun 2019-2020. 3. Produk baby cologne Selanjutnya, persentase dari keempat aspek pada produk baby cologne tidak berbeda jauh dari produk bedak bayi dan baby oil. Pada segi top of mind dan brand awareness, baby cologne Cussons masih bertengger di posisi pertama dengan masing-masing persentase sebesar 37,8% dan 80,1%. Persentase baby cologne dalam hal brand usage dan brand share pun juga tinggi yakni masing-masing sebesar 42,3% dan 35,3%. 4. Produk baby cream & lotion Kembali lagi erek Cussons menduduki posisi puncak di mana persentase masing-masing aspek cukup besar, yakni 43,7% pada top of mind, 88,7% pada brand awareness, 43,7% pada brand usage, dan 39,4% pada brand share. Untuk posisi kedua dan ketiga dari keempat aspek tersebut diikuti oleh merek Zwitsal dan Johnson’s. Metodologi yang Digunakan dalam MBS 2020 “Moms and Babies Survey 2020: Consumer Behavior Trends in COVID-19 Pandemic Period” merupakan penelitian terbaru yang dilakukan Sigma Research Indonesia di tahun 2020 ini. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif, yakni survei berupa wawancara tatap muka (face to face interview) terhadap sejumlah responden dengan menggunakan kuesioner terstruktur yang disusun sesuai dengan tujuan penelitian. Survei dilakukan kepada 500 responden ibu bayi di bawah umur dua tahun (baduta) dengan cakupan lokasi penelitian di lima kota besar Indonesia yakni Jakarta, Medan, Semarang, Surabaya dan Makassar. Anda ingin mengetahui lebih lengkap hasil studi dari “Moms and Babies Survey 2020: Consumer Behavior Trends in COVID-19 Pandemic Period”, langsung menghubungi kami melalui email info@sigmaresearch.co.id atau melalui What’sapp Business kami. Foto utama oleh Michal Bar Haim dari Unsplash