Mengukur dan Menjaga Kesehatan Merek Secara Berkelanjutan

Di tengah persaingan pasar yang semakin padat dan fragmentasi media yang semakin kompleks, brand awareness tidak lagi cukup dipahami sebagai “sekadar dikenal”. Pada tahun 2025, tantangan utama brand bukan hanya membangun awareness, tetapi menjaga dan memantau kesehatan merek (brand health) secara berkelanjutan.

Banyak organisasi masih mengandalkan kampanye sesaat atau metrik digital parsial untuk menilai kekuatan merek. Padahal, tanpa pendekatan brand tracking yang konsisten dan berbasis riset, perubahan persepsi konsumen sering kali baru disadari ketika dampaknya sudah signifikan terhadap kinerja bisnis. Artikel ini membahas bagaimana brand awareness & tracking berperan sebagai fondasi strategis untuk menjaga relevansi merek dalam jangka panjang.


Apa Itu Brand Awareness dan Mengapa Tetap Relevan

Brand awareness menggambarkan sejauh mana konsumen mengenali dan mengingat sebuah merek dalam kategori tertentu. Awareness merupakan titik awal dalam perjalanan konsumen—tanpa dikenal, sebuah merek sulit dipertimbangkan, apalagi dipilih.

Namun di 2025, konteks awareness telah berubah:

  • Konsumen terpapar ribuan pesan merek setiap hari

  • Perhatian (attention) semakin terbatas

  • Awareness bersifat dinamis dan mudah berpindah

Artinya, brand awareness perlu dipahami bukan sebagai kondisi statis, tetapi sebagai aset yang terus bergerak dan perlu dipantau secara berkala.


Brand Awareness vs Brand Health: Perbedaan yang Krusial

Salah satu kesalahan umum dalam pengelolaan merek adalah menyamakan brand awareness dengan brand health.

  • Brand Awareness → seberapa dikenal sebuah merek

  • Brand Health → kondisi menyeluruh merek, mencakup awareness, persepsi, relevansi, hingga loyalitas

Brand awareness adalah indikator awal, sementara brand health memberikan gambaran menyeluruh tentang kekuatan merek dalam jangka menengah dan panjang. Sebuah merek bisa sangat dikenal, tetapi memiliki persepsi negatif—dan ini hanya dapat terdeteksi melalui pendekatan tracking yang lebih komprehensif.


Apa Itu Brand Tracking

Brand tracking adalah proses riset yang dilakukan secara berkala untuk memantau perubahan persepsi, sikap, dan hubungan konsumen terhadap sebuah merek dari waktu ke waktu.

Berbeda dengan riset ad-hoc, brand tracking memiliki karakteristik utama:

  • Menggunakan indikator yang konsisten

  • Dilakukan secara periodik (bulanan, kuartalan, atau tahunan)

  • Fokus pada tren dan pergeseran, bukan hanya snapshot data

Melalui brand tracking, perusahaan dapat memahami bagaimana dan mengapa posisi merek berubah, baik akibat aktivitas internal maupun faktor eksternal seperti kompetisi dan kondisi pasar.


Mengapa Brand Awareness & Tracking Semakin Penting di 2025

Tahun 2025 ditandai dengan beberapa dinamika penting:

  • Konsumen semakin kritis dan selektif

  • Perubahan preferensi terjadi lebih cepat

  • Dampak isu eksternal terhadap persepsi merek semakin besar

Tanpa brand tracking yang berkelanjutan, organisasi berisiko:

  • Kehilangan relevansi tanpa disadari

  • Salah membaca dampak kampanye pemasaran

  • Terlambat merespons penurunan persepsi merek

Brand tracking memungkinkan perusahaan mendeteksi sinyal perubahan sejak dini, sehingga strategi dapat disesuaikan sebelum berdampak pada penjualan dan loyalitas.


Metrik Utama dalam Brand Awareness & Tracking

Pendekatan brand tracking yang efektif umumnya mencakup kombinasi beberapa metrik berikut:

1. Brand Awareness

  • Unaided awareness

  • Aided awareness

Mengukur posisi merek dalam benak konsumen dibandingkan merek lain di kategori yang sama.

2. Brand Consideration

Menggambarkan apakah merek masuk dalam daftar pertimbangan konsumen ketika akan membeli.

3. Brand Preference

Menunjukkan kecenderungan konsumen untuk memilih merek dibandingkan alternatif lain.

4. Brand Perception & Image

Mencakup asosiasi merek seperti kualitas, kepercayaan, inovasi, dan value for money.

5. Brand Usage & Loyalty

Menghubungkan persepsi merek dengan perilaku aktual konsumen.

Kombinasi metrik ini membantu perusahaan memahami hubungan antara persepsi dan tindakan, bukan sekadar tingkat popularitas merek.


Brand Tracking sebagai Dasar Pengambilan Keputusan Bisnis

Nilai utama brand tracking bukan terletak pada datanya, tetapi pada keputusan strategis yang diambil berdasarkan insight tersebut.

Hasil brand tracking dapat digunakan untuk:

  • Menentukan fokus komunikasi dan pesan merek

  • Mengevaluasi efektivitas kampanye atau rebranding

  • Mengidentifikasi segmen dengan penurunan brand affinity

  • Menjadi dasar alokasi anggaran pemasaran

Ketika diintegrasikan dengan data bisnis lain, brand tracking membantu organisasi melihat kontribusi merek terhadap kinerja jangka panjang.


Peran Riset dalam Menjaga Objektivitas Brand Tracking

Riset berperan penting untuk memastikan bahwa pengukuran brand awareness dan brand health:

  • Mewakili target audiens secara akurat

  • Menggunakan metodologi yang konsisten

  • Dapat dibandingkan lintas waktu

  • Tidak bias oleh asumsi internal

Pendekatan riset yang terstruktur membantu organisasi menghindari keputusan berbasis persepsi internal semata dan menggantinya dengan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.


Brand Awareness & Tracking di Era Omnichannel

Persepsi merek di 2025 dibentuk oleh berbagai touchpoint:

  • Media digital dan sosial

  • Media konvensional

  • Pengalaman produk

  • Layanan pelanggan

  • Word of mouth

Karena itu, brand tracking perlu dipahami dalam konteks omnichannel experience, di mana setiap titik interaksi berkontribusi terhadap citra merek secara keseluruhan. Integrasi data survei dengan sinyal pendukung memperkaya pemahaman terhadap dinamika brand.


Kesalahan Umum dalam Brand Awareness & Tracking

Beberapa kesalahan yang masih sering terjadi:

  • Mengukur awareness tanpa konteks persepsi

  • Mengganti indikator terlalu sering sehingga tidak bisa dibandingkan

  • Menggunakan data hanya sebagai laporan, bukan dasar keputusan

  • Tidak mengaitkan hasil brand tracking dengan strategi bisnis

Menghindari kesalahan ini adalah langkah awal untuk menjadikan brand tracking sebagai alat strategis, bukan sekadar aktivitas riset rutin.


Di tahun 2025, brand awareness bukan lagi sekadar dikenal, tetapi tentang menjaga kesehatan merek secara berkelanjutan. Melalui brand tracking yang konsisten dan berbasis riset, organisasi dapat:

  • Memahami posisi merek secara objektif

  • Mendeteksi perubahan persepsi sejak dini

  • Mengambil keputusan strategis berbasis data

  • Menjaga relevansi merek dalam jangka panjang

Dengan pendekatan yang tepat, brand awareness & tracking menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan merek yang berkelanjutan—bukan hanya hari ini, tetapi juga di masa depan. Anda bisa berdiskusi dengan tim berpengalaman kami melalui Whatsapp Bisnis atau email ke info@sigmaresearch.co.id.

Our Free Reports

Our Premium Reports

Most Recent Posts

  • All Post
  • Bisnis Indonesia
  • Business & Management Consulting
  • Business Consulting
  • Development
  • Investment
  • Kabar Terkini
  • Keuangan dan Finansial
  • Konsultan Riset
  • Management Consulting
  • Marketing
  • MBS
  • Mystery Shopping
  • Research indonesia
  • Riset Indonesia
  • Riset Pasar
  • Strategies
  • Trend Bisnis
  • Trend teknologi dan platform digital
    •   Back
    • Market Research
    • Agency Market Research