Di tahun 2026, banyak merek masih menilai kekuatannya hanya dari seberapa dikenal brand tersebut. Padahal, merek yang dikenal belum tentu sehat. Untuk memahami kondisi merek secara menyeluruh, bisnis perlu melihat brand health metrics—serangkaian indikator yang menggambarkan kekuatan, relevansi, dan daya saing merek dari waktu ke waktu.
Artikel ini membahas apa itu brand health tracking, brand health metrics yang paling relevan, serta bagaimana metrik tersebut digunakan untuk mendukung keputusan strategis bisnis.
Apa yang Dimaksud dengan Brand Health Metrics
Adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kesehatan merek secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi awareness, tetapi juga dari persepsi, pertimbangan, hingga loyalitas konsumen.
Berbeda dengan metrik kampanye jangka pendek, brand health metrics:
-
Bersifat strategis dan longitudinal
-
Digunakan untuk memantau perubahan persepsi merek
-
Membantu memahami posisi merek dalam jangka menengah dan panjang
Melalui brand health metrics, perusahaan dapat menjawab pertanyaan penting seperti:
Apakah merek kita masih relevan dan dipercaya oleh target pasar?
Perbedaan Brand Awareness dan Brand Health Metrics
Kesalahan yang sering terjadi adalah menyamakan brand awareness dengan brand health.
-
Brand awareness mengukur tingkat pengenalan merek
-
Brand health metrics mengukur kualitas hubungan konsumen dengan merek
Sebuah merek bisa memiliki awareness tinggi, tetapi brand health metrics yang lemah karena:
-
Persepsi kualitas menurun
-
Brand dianggap tidak relevan
-
Konsumen mengenal merek, tetapi tidak memilihnya
Oleh karena itu, brand awareness sebaiknya diposisikan sebagai bagian dari matriks kesehatan merek, bukan satu-satunya indikator.
Elemen Utamanya
Umumnya terdiri dari beberapa elemen utama berikut:
1. Brand Awareness Metrics
Mengukur seberapa kuat posisi merek dalam benak konsumen melalui:
-
Unaided awareness
-
Aided awareness
Awareness adalah fondasi, tetapi tidak cukup untuk menggambarkan kesehatan merek secara menyeluruh.
2. Brand Consideration Metrics
Menunjukkan apakah merek masuk dalam set pertimbangan konsumen ketika akan membeli.
Consideration menjadi indikator transisi dari sekadar dikenal menuju potensi dipilih.
3. Brand Preference Metrics
Menggambarkan kecenderungan konsumen untuk memilih merek dibandingkan kompetitor.
Preference lebih dekat dengan perilaku aktual dan sering menjadi indikator awal kekuatan merek di pasar.
4. Brand Perception Metrics
Mengukur asosiasi merek, seperti:
-
Kualitas
-
Kepercayaan
-
Inovasi
-
Value for money
-
Relevansi
Persepsi ini sangat menentukan daya saing merek dalam jangka menengah.
5. Brand Usage & Loyalty Metrics
Menghubungkan persepsi dengan perilaku nyata:
-
Penggunaan merek
-
Pembelian ulang
-
Loyalitas jangka panjang
Elemen ini membantu memastikan bahwa brand health tidak hanya baik di atas kertas, tetapi juga tercermin dalam perilaku konsumen.
Mengapa Hal ini Penting di 2026
Lingkungan bisnis di 2026 ditandai oleh perubahan cepat:
-
Preferensi konsumen semakin dinamis
-
Persaingan semakin ketat
-
Dampak isu eksternal terhadap citra merek semakin besar
Tanpa matriks kesehatan merek, perusahaan berisiko:
-
Terlambat menyadari penurunan persepsi merek
-
Salah menilai efektivitas strategi branding
-
Mengambil keputusan berbasis asumsi internal
Matriks ini berfungsi sebagai early warning system untuk menjaga relevansi merek.
Kesalahan Umum dalam Pengukuran Brand Health Metrics
Beberapa kesalahan yang sering terjadi:
-
Terlalu sering mengganti indikator sehingga tren tidak bisa dibandingkan
-
Fokus hanya pada awareness tanpa melihat persepsi
-
Menggunakan data hanya sebagai laporan, bukan dasar keputusan
-
Tidak mengaitkan hasil matriks kesehatan merek dengan strategi bisnis
Menghindari kesalahan ini penting agar brand health tracking benar-benar bernilai strategis.
Matriks kesehatan merek membantu bisnis memahami kondisi merek secara menyeluruh—bukan hanya seberapa dikenal, tetapi juga seberapa kuat, relevan, dan dipilih oleh konsumen.
Dengan menggunakan matriks brand health secara konsisten, organisasi dapat:
-
Menjaga kesehatan merek dalam jangka panjang
-
Mengambil keputusan strategis berbasis data
-
Menghindari penurunan brand yang tidak terdeteksi
Di tahun 2026, brand yang unggul bukan hanya brand yang dikenal, tetapi brand yang sehat dan berkelanjutan. Diskusikan hal ini dengan kami, hubungi Admin SRI melalui Whatsapp Bisnis atau email info@sigmaresearch.co.id.

