Di tengah dinamika ekonomi Indonesia terkini, mystery shopping muncul sebagai alat yang semakin penting bagi jaringan retail untuk memahami bagaimana toko merespons perubahan harga pokok yang sensitif. Metode ini memungkinkan pemilik usaha untuk melihat secara langsung bagaimana kebijakan harga, ketersediaan barang, dan layanan pelanggan diimplementasikan di lapangan terutama saat harga komoditas pokok seperti beras mengalami gejolak meski stok domestik besar.
Laporan terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa inflasi tahunan di Indonesia pada September 2025 mencapai 2,65 persen, mencerminkan tekanan harga pada berbagai komoditas kebutuhan sehari‑hari. Tekanan ini berdampak pada perilaku konsumen dan strategi harga sejumlah retail di seluruh nusantara.
Konteks Harga Pokok dan Inflasi di Indonesia
Dalam beberapa bulan terakhir, harga beras meningkat signifikan meski produksi domestik dilaporkan naik dan stok besar tersedia. Menurut laporan Reuters, harga rata‑rata medium rice di Indonesia mencapai rekor tinggi, naik sekitar 24% sejak awal 2023. Kondisi ini muncul meskipun output domestik naik sekitar 16% dan cadangan di gudang Bulog bertambah besar.
Fenomena ini menunjukkan kompleksitas pasar barang pokok di Indonesia: ketersediaan barang tidak selalu berarti harga menjadi stabil. Ketidakpastian semacam ini membuat retail harus ekstra tanggap dalam menetapkan harga, mengatur stok, serta menjaga layanan agar tetap sesuai harapan konsumen.
Selain itu, inflasi pendukung barang kebutuhan rumah tangga secara keseluruhan juga mendorong perubahan perilaku dan preferensi belanja konsumen. Retail yang tidak cepat menyesuaikan strategi harga dan pengalaman pelanggan akan berisiko kehilangan loyalitas konsumen dalam jangka panjang.
Apa Itu Mystery Shopping?
Mystery shopping adalah metode penilaian di mana agen tersembunyi atau pembeli yang dilatih bertindak sebagai pelanggan biasa untuk mengevaluasi pengalaman belanja secara objektif. Metode ini digunakan banyak perusahaan untuk menilai:
- Kepatuhan harga yang dipajang di toko dengan yang tercatat di sistem kasir.
- Kualitas layanan pelanggan dari staf penjualan.
- Respons toko terhadap situasi khusus seperti perubahan harga pokok.
- Ketersediaan barang pokok dan informasi yang diberikan kepada konsumen.
Dengan pendekatan ini, manajemen pusat bisa mendapatkan data yang lebih jujur tentang situasi di berbagai outlet tanpa pengaruh dari perilaku staf yang mengetahui sedang dinilai.
Mengapa Retail di Indonesia Membutuhkan Mystery Shopping?
Alasan mengapa ritel membutuhkan mystery shopping diantaranya:
- Menyesuaikan Harga secara Aktif
Harga pokok yang berubah seperti beras menciptakan kebutuhan bagi retail untuk menyesuaikan label harga dengan cepat dan akurat. Mystery shopping membantu menilai apakah pembaruan harga sudah konsisten diterapkan di berbagai cabang.
- Menilai Kualitas Layanan di Kondisi Fluktuatif
Saat harga pokok berubah, pelanggan cenderung bertanya lebih banyak atau mencari penjelasan dari staf. Metode ini membantu mengevaluasi kemampuan staf dalam menghadapi pertanyaan harga dan memberikan solusi yang baik.
- Menganalisis Stok Barang Pokok
Dengan meningkatnya harga pokok tertentu, retail sering menghadapi situasi stok yang tidak stabil. Mystery shopper bisa mencatat pola ketersediaan barang pokok sehingga manajemen mengetahui kebutuhan penataan ulang pasokan.
- Mendukung Strategi Pemasaran Lokal
Karena inflasi dan pasar berbeda di setiap wilayah Indonesia, hasil mystery shopping bisa digunakan untuk menyesuaikan strategi harga dan promosi yang lebih cocok untuk kondisi lokal, misalnya di Jawa, Sumatera, atau wilayah timur Indonesia.
Studi Kasus: Respons Retail terhadap Harga Beras
Beberapa laporan konsumen dan pengamatan menunjukkan bahwa meskipun produksi beras meningkat dan cadangan besar tersedia, banyak konsumen menghadapi harga tinggi atau bahkan keterbatasan stok di supermarket. Retail tertentu sampai menerapkan batas maksimum pembelian beras untuk mengatasi situasi ini.
Dengan menerapkan mystery shopping, manajemen retail dapat secara langsung melihat apakah setiap cabang mematuhi penetapan harga terbaru, bagaimana staf menjelaskan situasi harga kepada pelanggan, dan apakah ada masalah dalam pengelolaan stok. Informasi semacam ini bernilai tinggi untuk perbaikan strategi layanan dan harga yang lebih responsif.
Rekomendasi untuk Retail di Indonesia
Berikut rekomendasi untuk retail yang ada di Indonesia:
- Jadwalkan Evaluasi Mystery Shopping Berkala
Lakukan evaluasi rutin setiap bulan atau kuartal untuk mencermati tren pasar terbaru.
- Gabungkan dengan Dashboard Analitik
Integrasikan temuan mystery shopping dengan sistem CRM dan data penjualan untuk menganalisis dampaknya.
- Fokus pada Pelatihan Staf
Gunakan hasil evaluasi untuk meningkatkan komunikasi staf tentang perubahan harga pokok kepada konsumen.
- Terapkan Strategi Harga Dinamis
Sesuaikan harga dan promosi lokal berdasarkan kondisi pasar dan data mystery shopping.
Lakukan Mystery Shopping Untuk Melihat Respon Masyarakat
Perubahan harga pokok menuntut retail untuk lebih responsif dan transparan. Mystery shopping memberikan gambaran nyata tentang pengalaman konsumen. Metode ini membantu retail menguji harga, layanan, dan ketersediaan produk secara objektif.
Lakukan Mystery Shopping bersama Sigma Research Indonesia. Selama 17 tahun berkarya telah membantu banyak brand lokal maupun global dalam melakukan Mystery Shopping. Hubungi Admin SRI Melalui Whatsapp Bisnis atau email info@sigmaresearch.co.id



