Di tahun 2026 ini Public policy research menjadi fondasi utama dalam pengambilan keputusan kebijakan publik di era 2026. Pemerintah tidak lagi cukup mengandalkan asumsi atau pendekatan normatif. Tantangan global seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, dan transisi energi menuntut kebijakan yang didukung oleh data, analisis, dan evaluasi yang terukur. Evidence-based decision making hadir sebagai pendekatan yang memastikan kebijakan publik disusun berdasarkan bukti empiris, bukan sekadar opini atau tekanan jangka pendek.
Dalam konteks pemerintahan modern, riset kebijakan publik berperan penting untuk meningkatkan efektivitas kebijakan, memperkuat akuntabilitas, dan meminimalkan risiko kegagalan implementasi. Pendekatan ini semakin relevan ketika kebijakan harus menjawab isu lintas sektor dan berdampak luas bagi masyarakat.
Apa Itu Public Policy Research?
Public policy research adalah proses sistematis untuk mengkaji masalah publik, merumuskan opsi kebijakan, serta mengevaluasi dampak kebijakan yang telah diterapkan. Riset ini menggabungkan data kuantitatif, analisis kualitatif, dan studi komparatif antar negara atau wilayah.
Dalam praktiknya, riset kebijakan publik membantu pemerintah untuk:
-
Mengidentifikasi akar masalah secara objektif
-
Menilai dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan
-
Membandingkan alternatif kebijakan sebelum diterapkan
-
Mengukur efektivitas kebijakan secara berkelanjutan
Pendekatan ini mendorong kebijakan yang lebih adaptif dan relevan dengan dinamika masyarakat.
Evidence-Based Decision Making dalam Kebijakan Publik
Evidence-based decision making menempatkan bukti empiris sebagai dasar utama pengambilan keputusan. Data statistik, hasil survei, dan evaluasi kebijakan menjadi referensi utama dalam menentukan arah kebijakan.
OECD menekankan bahwa negara dengan sistem riset kebijakan yang kuat cenderung memiliki kebijakan publik yang lebih konsisten dan berdampak jangka panjang. Pendekatan ini juga membantu pemerintah mengalokasikan anggaran secara lebih efisien dan tepat sasaran.
Di tahun 2026, pendekatan berbasis bukti semakin didukung oleh pemanfaatan teknologi analitik, policy dashboard, dan integrasi data lintas sektor.
Pembelajaran dari Evaluasi Kebijakan Pertanian
Dalam laporan Agricultural Policy Monitoring and Evaluation, OECD menyoroti besarnya dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian global. Namun, laporan tersebut juga mengungkap bahwa sebagian besar dukungan masih belum sepenuhnya selaras dengan tujuan keberlanjutan.
Public policy research berperan penting untuk mengevaluasi apakah kebijakan pertanian:
-
Meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan
-
Mendukung inovasi dan sistem pengetahuan pertanian
-
Mengurangi dampak lingkungan jangka panjang
Temuan ini menjadi dasar rekomendasi kebijakan yang lebih berorientasi pada investasi jangka panjang, bukan hanya subsidi jangka pendek.
Harga Karbon dan Pendekatan Kebijakan Berbasis Bukti
OECD juga mencatat perkembangan signifikan dalam penerapan mekanisme harga karbon. Pajak karbon dan emissions trading systems kini dirancang untuk menjawab lebih dari satu tujuan kebijakan, mulai dari pengurangan emisi hingga stabilitas fiskal.
Public policy research membantu pemerintah memahami:
-
Efektivitas harga karbon dalam menurunkan emisi
-
Dampaknya terhadap daya saing industri
-
Konsekuensi sosial bagi kelompok rentan
Tanpa riset kebijakan yang kuat, kebijakan iklim berisiko tidak tepat sasaran atau menimbulkan resistensi publik.
Tantangan Implementasi Public Policy Research di Tahun 2026
Meski penting, penerapan public policy research menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan data, kapasitas institusi, dan kompleksitas koordinasi lintas lembaga. Selain itu, hasil riset sering kali harus bersaing dengan kepentingan politik jangka pendek.
Namun, peluang tetap terbuka melalui:
-
Penguatan lembaga riset pemerintah
-
Kolaborasi dengan akademisi dan lembaga internasional
-
Pemanfaatan teknologi data dan AI dalam analisis kebijakan
Langkah ini dapat meningkatkan kualitas dan relevansi kebijakan publik di masa depan.
Public Policy Research Merupakan Elemen Krusial
Di tahun 2026, public policy research menjadi elemen krusial dalam memastikan kebijakan publik disusun secara rasional, transparan, dan berdampak. Evidence-based decision making membantu pemerintah merancang kebijakan yang lebih efektif dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, dan keberlanjutan lingkungan.
Dengan riset kebijakan publik yang kuat, pemerintah dapat membuat keputusan yang tidak hanya responsif terhadap masalah saat ini, tetapi juga berorientasi pada solusi jangka panjang.
Ingin memperkuat public policy melalui riset? Sigma Research Indonesia siap menjadi partner riset anda untuk merancang kebijakan yang lebih efektif. Hubungi Admin SRI Melalui Whatsapp Bisnis atau email info@sigmaresearch.co.id



