Canva dan Cartier: Dua Pendekatan Market Research

Pendekatan Market Research menjadi fondasi kuat bagi kampanye brand yang sukses di era modern. Dua brand besar, Canva dan Cartier, menunjukkan bagaimana riset pasar mampu mengarahkan strategi kampanye yang tepat baik di level lokal maupun global. Canva merancang kampanye yang relevan dengan kebutuhan komunitas di Indonesia, sedangkan Cartier menciptakan narasi global yang melintasi budaya, membuktikan bahwa pemahaman yang tepat terhadap konsumen melalui riset adalah kunci untuk meraih pengakuan dan hasil yang maksimal.

Market Research Lokal: Strategi Canva di Indonesia

Canva melihat Indonesia sebagai salah satu pasar terbesarnya. Kampanye “Canva-in Aja” disusun berdasarkan perilaku pengguna lokal. Banyak pengguna memakai Canva untuk tugas sekolah, presentasi, hingga kebutuhan bisnis kecil.

Canva menonjolkan fitur yang paling sering dipakai, seperti Docs, Whiteboards, dan Presentations. Konten kampanye juga menampilkan kisah nyata para pengguna. Pendekatan ini membuat pesan kampanye terasa dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Program “Gampang di Canva” juga disusun untuk UMKM. Pesannya dibuat sederhana dan mudah dipahami. Strategi ini berjalan karena didukung insight tentang cara UMKM berkomunikasi dengan pelanggan. Canva memahami bahwa visual yang jelas dan praktis sangat dibutuhkan sektor ini.

Market Research Global: Skala Cerita Cartier

Cartier menggunakan riset pasar global untuk menciptakan kampanye yang kuat. Kampanye “Linked by Love” yang memenangkan Grand Prix di World Media Awards 2025 adalah contohnya. Kampanye ini memuat lebih dari 100 kisah cinta dari berbagai negara.

Cerita tersebut dipilih berdasarkan riset tentang nilai emosional yang dianggap penting oleh banyak budaya. Fokusnya bukan hanya pada produk, tetapi pada pengalaman manusia yang universal. Pendekatan ini membantu Cartier menciptakan narasi yang relevan di banyak pasar sekaligus.

Riset global memberi Cartier pemahaman tentang:

  • Nilai yang dihargai banyak budaya.

  • Cara konsumen melihat simbol dan makna produk.

  • Jenis cerita yang dapat menghubungkan emosi dan brand.

Pendekatan ini membuat pesan kampanye mudah diterima oleh audiens global.

Perbedaan Pendekatan Market Research Lokal dan Global

Canva dan Cartier sama-sama mengandalkan riset, tetapi fokusnya berbeda.

Lokal (Canva)

  • Memahami kebiasaan pengguna di satu negara.

  • Menonjolkan fitur yang paling relevan secara lokal.

  • Menyesuaikan pesan sesuai budaya dan konteks sosial.

Global (Cartier)

  • Menggunakan insight dari banyak negara.

  • Fokus pada tema universal.

  • Mencari nilai emosional yang dapat diterima banyak audiens.

Pendekatan lokal lebih detail dan fokus. Pendekatan global lebih luas dengan cakupan audiens yang besar. Keduanya sama-sama efektif karena didukung riset yang kuat.

Bangun Kampanye Berbasis Data Bersama Sigma Research Indonesia

Canva dan Cartier membuktikan bahwa Pendekatan Market Research adalah kunci kampanye yang berhasil. Canva menyesuaikan strategi dengan budaya lokal Indonesia. Cartier membangun cerita global yang universal. Keduanya menunjukkan bahwa riset yang tepat dapat memperkuat pesan brand.

Jika Anda ingin membangun kampanye berbasis riset yang kuat, Sigma Research Indonesia siap membantu. Selama 17 tahun telah membantu banyak brand lokal maupun global dalam melakukan market riset untuk menentukan strategi kampanye yang lebih efektif dan relevan. Hubungi Admin SRI Melalui Whatsapp Bisnis atau email info@sigmaresearch.co.id

Our Free Reports

Our Premium Reports

Most Recent Posts

  • All Post
  • Bisnis Indonesia
  • Business & Management Consulting
  • Business Consulting
  • Development
  • Investment
  • Kabar Terkini
  • Keuangan dan Finansial
  • Konsultan Riset
  • Management Consulting
  • Marketing
  • MBS
  • Mystery Shopping
  • Research indonesia
  • Riset Indonesia
  • Riset Pasar
  • Strategies
  • Trend Bisnis
  • Trend teknologi dan platform digital
    •   Back
    • Market Research
    • Agency Market Research